© - Powered by Indotrading.
Filter
Paving block adalah produk beton pracetak yang biasanya digunakan untuk menutup permukaan tanah pada jalan, trotoar, area parkir, maupun halaman agar rapi, kuat, dan mudah dilepas-pasang bila ada perbaikan. Pada dasarnya paving block memiliki bentuk bermacam-macam seperti kotak, segi enam, atau model cacing, dengan tekstur permukaan polos atau bermotif untuk tujuan estetika. Dalam perkembangannya, paving block juga memiliki varian khusus yang dikenal dengan paving difabel atau tactile paving.
Deskripsi Produk :
Terbuat dari beton pracetak dengan berbagai bentuk (hexagon, kotak, segi enam, cacing, dll).
Fungsinya sebagai penutup permukaan tanah agar rapi, kuat menahan beban, dan mudah dilepas-pasang jika ada perbaikan.
Umumnya digunakan di jalan lingkungan, halaman, area parkir, trotoar, dan kawasan publik.
Tekstur biasanya polos atau memiliki motif estetika.
Merupakan jenis paving khusus untuk memandu pergerakan penyandang disabilitas netra.
Dibedakan menjadi dua pola utama:
Pola Garis Memanjang (Guiding Line) → berfungsi sebagai penunjuk arah berjalan lurus.
Pola Titik/Benjolan (Warning Block) → sebagai tanda peringatan, biasanya dipasang di persimpangan, zebra cross, atau di depan fasilitas umum (halte, lift, tangga).
Warna biasanya kuning terang atau kontras dengan lingkungan sekitar, supaya juga membantu pengguna low vision.
Tekstur permukaan timbul agar bisa dirasakan dengan tongkat atau telapak kaki.
Bahan sama: keduanya menggunakan beton pracetak dengan campuran semen, pasir, dan agregat.
Dipasang bersamaan: pada trotoar atau area publik, paving difabel biasanya dipadukan dengan paving block biasa. Misalnya:
Jalur utama pejalan kaki → paving block biasa.
Jalur khusus difabel di tengah/tepi trotoar → paving difabel.
Kebutuhan standar: pemasangan paving difabel harus mengikuti standar internasional/ SNI terkait aksesibilitas agar jalur benar-benar fungsional, bukan hanya formalitas.
Inklusivitas → area publik ramah untuk semua, termasuk penyandang disabilitas.
Keselamatan → pola tactile paving mencegah penyandang netra tersesat atau menabrak rintangan.
Estetika → jika dipadukan dengan desain paving block yang serasi, trotoar tampak indah sekaligus fungsional.
Kemudahan perawatan → karena berbentuk modul, jika rusak bisa diganti sebagian saja tanpa bongkar total.
Mohon isi informasi dasar Anda terlebih dahulu
Lengkapi informasi profil Anda